Annonaceous acetogenins memiliki sitotoksisitas atau bersifat membunuh
terhadap sel kanker. Annonaceaous acetagonins merupakan inhibitor enzim
yang ditemukan di dalam jaringan sel kanker. Senyawa ini akan
menghambat (memblokir) transportasi ATP (adenosine trifosfat) di dalam
sel kanker serta membantu menghancurkan sel kanker yang tahan terhadap
obat. ATP adalah sumber energi di dalam tubuh yang bisa diibaratkan
sebagai bahan bakar pertumbuhan sel kanker termasuk pembelahan sel.
Karena itu sel kanker membutuhkan ATP dalam jumlah banyakuntuk dapat
tumbuh dengan baik.
Perlu anda ketahui bahwa pembelahan sel kanler sangat cepat, yakni
setiap 2 - 5 jam. Padahal pembelahan sel normal relatif lebih lama,
sekitar 7 - 14 hari. Bisa dibayangkan, sudah pasti sel normal akan
kehabisan supplai energi jika jalur suplai energi ke sel kanker tidak
dihambat. Sel kanker akan tumbuh dengan cepat, sedangkan sel normal akan
mati akibat kekurangan energi.
Saat kita mengkonsumsi daun sirsak, kandungan acetagonins yang ikut
masuk ke dalam tubuh akan menempel pada reseptor dinding sel dan
berfungsi merusak ATP di dalam dinding mitokondria. Akibatnya, produksi
energi di dalam sel kanker pun terhenti dan akhirnya sel kanker akan
mati.
Hebatnya lagi, acetagonins bersifat sangat selektif. Senyawa ini hanya
menyerang sel kanker yang memiliki kelebihan ATP. Acetagonins tidak
menyerang sel sel normal di dalam tubuh. Acetagonins akan mengganggu
peredaran darah sel kanker dengan cara mengurangi jumlah ATP yang masuk
ke dalam sel kanker. (Sumber : KANKER LENYAP BERKAT SIRSAK, oleh
Prof.Dr.Ir. Ervizal AM Zuhud,MS (Pakar Konservasi tumbuhan Obat
Tropika).
sumber: www.datuakanso.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar